![]() |
| Gambar oleh cromaconceptovisual dari Pixabay |
Untuk
mengatasi situasi tersebut diperlukan langkah efektif guna memutus rantai
penularan Covid-19 dengan melakukan isolasi mandiri yang baik dan benar.
Jika
seseorang mengalami gejala Covid-19 seperti mengalami gejala ringan baik demam,
batuk pilek, sakit tenggorokan, pegal-pegal, lemas maka disarankan untuk cek
tes SWAB dan melakukan isolasi mandiri jika hasilnya positif.
Pada
dasarnya, isolasi mandiri Covid-19 harus dilakukan selama 14 hari agar virus
mati dan hilang.
Apabila
dalam waktu 14 hari virus tak kunjung hilang maka ditambah tiga hari sampai
gejala Covid-19 benar-benar hilang. Jika tidak kunjung membaik harus ke rumah
sakit.
Dr
Gufron Nugroho Penasihat Lembaga Kesehatan (LKNU) kota Bekasi, menerangkan
bahwa apabila pasien isolasi mandiri menemukan gejala berat disarankan untuk
langsung dilakukan tindakan ke rumah sakit.
“Contohnya
nafas pendek, tidak kuat menarik napas panjang, jika berbicara hanya satu kali
nafas jika sudah ke arah gejala berat seperti asma, harap langsung menghubungi
satgas RT setempat atau Puskesmas atau menuju rumah sakit terdekat,” ucapnya.
Adapun langkah yang disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, sebagaimana dikutip Haloyouth Pikiran-Rakyat.com dari laman resmi NU adalah sebagai berikut.
1.
Siapkan
peralatan pribadi berupa pakaian, alat kebersihan, perlengkapan ibadah, dan
kasur.
2. Siapkan obat-obatan pribadi, termometer dan saturasi oksigen.
3. Menulis isolasi mandiri baik di kamar maupun di luar rumah.
4. Tetap
menjaga 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan,
membatasi mobilisasi dan interaksi) dan 3 T (testing, tracing, dan treatment)
5. Kamar mandi harus terpisah.
6.
Berjemur
antara pukul 7 hingga 9 pagi, olahraga ringan selama 15 menit, beribadah dan
berdoa serta mengikuti terapi dari dokter.
7.
Makan
dan minum tiga kali sehari, konsumsi sayur dan air putih, karena dengan makan
dan minum akan lebih cepat sembuh.
8. Tentunya
harus tidur cukup 8 jam sehari, mengukur suhu badan tiap pagi dan sore, cek
saturasi oksigen berbarengan dengan suhu badan.

0 Comments